Postingan

Menampilkan postingan dengan label Aneka

Sup Ayam Rasa Sayang

Gambar
Sup Ayam Rasa Sayang   Kali ini, saya memasak sup ayam (lagi). Iya, hampir seminggu tiga kali saya membuatnya. Anak-anak paling suka sup ayam, apalagi si sulung hanya suka sup itu. Terkadang saya hampir bosan memasak yang itu itu lagi. Tapi tak apalah yang penting semua hepi. Paling emak yang ga hepi karena uang belanja habis sebelum waktunya. Huhuhu...  Dalam rangka pengiritan, saya kadang memadukan ayam dengan bahan yang lain. Seperti sosis, jamur, telur puyuh atau bakso. Ayamnya cukup satu potong saja lalu dicincang kecil-kecil. Duhhh, mak... irit emen tah #tutupmukapakepanci Saya malah pernah menambahkan seikat bayam dalam panci sup ayam jadi namanya berubah menjadi sup ayam bayam. Sekali lagi, selama anak-anak suka, saya akan tetap berkreasi (baca: mencari alternatif pengiritan yang lain). Sebenarnya di sinilah jiwa kreatif saya sebagai ibu dibuktikan. Apa saja kekreatifanmu, mak? Sampai di mana usahamu memberikan yang terbaik untuk anak-anak. Terlepas dari murah atau ...

Terima Kasih Luka

Terima Kasih Luka Kau pu n Layak Menjadi Pemenang Jika kita tidak pernah ditinggalkan, tak pernah direndahkan, tak pernah dihina, tak pernah dianggap tiada, tak pernah dibohongi, tak pernah diempas, tak pernah ditipu, tak pernah merasa kesepian dalam keramaian, tak pernah dijanjikan lalu diingkari oleh mereka orang-orang yang kita sayangi. Tak pernah kecewa, tak pernah sakit hati, tak pernah dikhianati, tak pernah dicuekin, Tak pernah dililit utang, tak pernah menganggur karena tak tahu harus kerja apa, tak pernah kehilangan arah, tak pernah ditolak karena masa lalu, tak pernah dicaci dan dilempar tumpukan kertas hasil tulisanmu sendiri yang kau buat sehari semalam, tak pernah disebut tulisanmu tulisan sampah, tak pernah hasil editanmu setebal 500 halaman tak dianggap... *kok tiga terakhir aku banget ya 😞 Jika kita tak pernah terluka hati, tak pernah merasa remuk redam, lalu dari mana kita bisa belajar kuat, dari mana kita belajar bertahan, belajar menerima, belajar sa...

Sabtu Sore Hingga Malam Bersamanya

Gambar
Sabtu Sore Hingga Malam Bersamanya Sore hingga malam kemarin saya berbincang dengan seorang perempuan yang luar biasa tangguh dan kuat. Ia perempuan yang kuat dalam kehilangan, ia juga kuat bertahan dalam badai. Dan yang membuatku kagum terhadapnya dia kuat bahkan ketika orang yang selama ini menjadi sandarannya bergeser hingga ia jatuh terjungkal, lalu tersakiti oleh dia yang tergesa-gesa meninggalkannya. Lantas menginjaknya agar bisa bahagia dengan yang lain di atas darah dan lukanya. Saya sedang tak ingin membahas tentang sandarannya yang tega berkhianat terhadapnya apalagi sibuk mencari tahu siapa pihak ketiga yang sungguh tak punya hati merebut lelaki pengecutnya itu. Baginya, cukup menjadi pelajaran saja dan tabungan amal di akhiratnya kelak. Ia malah bersyukur Allah membukakan siapa sebenarnya lelaki pujaannya itu. Begitu simpel, ia tak menghujat Allah namun menerima dengan lapang dada takdirnya.  MasyaAllah.... Mungkin kalau itu terjadi pada saya, saya sudah stress, depr...

Auraku Kian Memancar Saat Hamil

Gambar
Auraku Kian Memancar Saat Hamil Zya Verani Judulnya kok lebay gitu, sih? *nada mencibir pasti, nih. Kalo iya, kenapa, masalah? *mingkem Entah kenapa hamil saat ini--yang ketiga, untuk anak ke empat--aku hepi banget, bahagia terus bawaannya. Ada sih stress dikit-dikit tapi langsung terabaikan oleh yang lain. Padahal awalnya aku syok pas tahu hamil lagi. Kok bisa? Iya, aku ga nyangka aja kalo bisa beneran hamil lagi. Bayangkan, sudah sepuluh tahun berlalu masa penantian, waktu itu berharap banget cepat hamil lagi mumpung masih muda *sekarang juga masih sih, jangan protes* 😂😂 Tapi ditunggu-tunggu kok ya ga dikasih-kasih. Ya wis lewat lima tahun berjalan aku wis putus asa, pasrah... dikasih syukur ga dikasih juga gapapa. Toh itu udah ada tiga bocils--yg ga kecil lagi--penambah kebisingan di rumah. Di saat keinginan itu terlupakan dan mungkin sudah tak berharap lagi, ndilalah ... Allah memberi tanpa diminta. Alhamdulillah *sujud syukur  Memang ya, Allah i...

Tentang Kematian

Tentang Kematian إ نَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ "Kita ini milik Allah, dan kepadaNya kita kembali” إِنَّ ِللهِ مَا أَخَذَ وَلَهُ مَا أَعْطَى وَكُلَّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمَّى فَلْتَصْبِرْ وَلْتَح...

Hello Guys, Here I'm

Gambar
Nicehomework #9 Matrikulasi IIP Batch 5  Bunda Sebagai Agen Perubahan  Hello Guys, Here I'm... Little (Big) Change Maker  Zya Verani Pertama-tama marilah kita mengucap syukur alhamdulillaah karena akhirnya kita sampai juga di penghujung materi Matrikulasi 😂😂 Ya ampuuun ini sepertinya ungkapan dari hati yang terdalam banget, ya 🙊🙊 Ayo, jujur... siapa yang merasa kalo selama ini terbelenggu sama NHW? #celingak celinguk cari temen. Saya merasa terbelenggu sih enggak, cuma merasa dikejar-kejar. Tapi itu membuat saya menjadi fokus akan tugas dan tanggungjawab yang memang sudah dibebankan pada kita--saya.  Bagaimana perasaan mengerjakan NHW, sensasinya, efeknya dan segala yang berhubungan dengan Matrikulasi insyaallah akan saya tuangkan dalam tulisan yang lain. Saat ini fokus dulu dengan tugas akhir. Cieeee... yang pengin cepat-cepat wiss udahh #uhukk Materi #9 Bunda Sebagai Agen Perubahan adalah materi pamungkas di kelas Matrikulasi. Berat. Iya, Dilan pu...

Ketika Ujian Datang Menyapa

Gambar
Ujian, Sudut Pandang dan Semangat Baru Zya Verani Siapa yang tak pernah tertimpa ujian? Kayaknya tidak ada, ya. Setiap kita pasti pernah mengalami atau sedang mengalaminya saat ini. 'Ditemani' ujian yang mendera sepanjang waktu. Menyita perhatian dan memilukan rasa yang mungkin tertinggal entah di mana. #eh, berasa lagi nyanyi ST 12 ya  Ada yang dengan gampang melewatinya, ada pula yang tertatih menapakinya. Yang pasti kita semua akan meninggalkan jejaknya di satu sisi kehidupan. Jejak bahwa kita pernah mendapat ujian seperti ini... Tak bisa tidak, pasti akan selalu ada dalam ingatan. Apalagi jika ujiannya yang melenakan... astaghfirullaah. Setelah badai ujian itu berlalu, kita belajar satu hal bahwa apa pun ujian yang menimpa, entah itu berupa kehilangan dan luka sepahit apa pun, bahkan ketika kita kehilangan semuanya. Selalu ada pelajaran dan hikmah di baliknya. Kita akan menyadarj bahwa sesungguhnya tidak ada yang berat, tidak ada keperihan dan tidak ada yang ...

Ketika Ujian Datang Menyapa

Gambar
Ujian, Sudut Pandang dan Semangat Baru Zya Verani Siapa yang tak pernah tertimpa ujian? Kayaknya tidak ada, ya. Setiap kita pasti pernah mengalami atau sedang mengalaminya saat ini. 'Ditemani' ujian yang mendera sepanjang waktu. Menyita perhatian dan memilukan rasa yang mungkin tertinggal entah di mana. #eh, berasa lagi nyanyi ST 12 ya  Ada yang dengan gampang melewatinya, ada pula yang tertatih menapakinya. Yang pasti kita semua akan meninggalkan jejaknya di satu sisi kehidupan. Jejak bahwa kita pernah mendapat ujian seperti ini... Tak bisa tidak, pasti akan selalu ada dalam ingatan. Apalagi jika ujiannya yang melenakan... astaghfirullaah. Setelah badai ujian itu berlalu, kita belajar satu hal bahwa apa pun ujian yang menimpa, entah itu berupa kehilangan dan luka sepahit apa pun, bahkan ketika kita kehilangan semuanya. Selalu ada pelajaran dan hikmah di baliknya. Kita akan menyadarj bahwa sesungguhnya tidak ada yang berat, tidak ada keperihan dan tidak ada yang ...

Ketika Titipan Itu Datang Lagi

Gambar
Ketika Titipan Itu Datang Lagi  Zya Verani Bagi saya memiliki tiga anak yang berbeda karakter itu sudah cukup--untuk saat ini. Rauzan si sulung, sebagai kakak karakternya paling beda sendiri. Merasa superior sudah pasti, tipe penyendiri akut. Senangnya ngumpet di kamar seharian. Anime addict alias otaku banget. Satu hal yang membanggakan--sebenarnya banyak ding--si mamas cool ini sangat pintar. Iya, pintar dalam artian sebenarnya, ga malu-maluin deh kalo ditanya soal prestasi. Wiss ra sah diomongin tar dia makin banyak fans #geertingkatdewadehh Azima, kami memanggilnya si kakak. Seorang gadis cilik yang frontal, blak-blakan, suka berdebat. Rauzan dan Azima kalo keduanya bertemu sudah pasti tidak ada yang mau mengalah. Adu argumen terus bawaannya. Bahkan soal jadwal mencuci piring aja mereka akan adu mulut.  Aghnia, kami memanggilnya si Adek. Tipe pengalah, santai, terlanjur santai malah. Kami memberinya gelar si Leti alias lelet sekali. Tapi paling penurut diantara yang l...

Fokus Fokus dan Fokus

Gambar
Nicehomework #8 Matrikulasi IIP Batch 5 Misi Spesifik Hidup dan Produktivitas  Fokus Fokus dan Fokus  Zya Verani Horeeee... akhirnya sampai juga di NHW #8 mari bernapas lega dulu, abaikan temanya yang semakin sulit. Yang penting jangan mempersulit diri, haha😁 Setelah melalui perenungan yang dalam, akhirnya sampai pada kesimpulan... NHW #8 ini adalah pengejawantahan dari semua NHW yang ada. Ikrar sesungguhnya dari Misi Spesifik Hidup yang ingin dicapai selanjutnya dan apa yang harus dilakukan untuk mewujudkannya. #tuh, bahasanya berat banget ya. 😥 Temanya masih berkisar tentang Menjadi Bunda Produktif, di tugas kali ini kami diharuskan menentukan aktifitas dari kuadran suka dan bisa yang sudah kami tulis kemarin di NHW #7 dan fokuslah dengan itu.   Di kuadran aktifitas suka dan bisa yang menempati urutan pertama saya adalah Menulis . Sepertinya memang hanya ini kebisaan saya yang memenuhi standar 4E ( enjoy, easy, excellent and earn). Sebenarnya saya j...

We are MIIPB5 Bekasi 3 Grow Together

Gambar
Grow Together  Zya Verani Menjadi Ibu sejatinya adalah kuliah sepanjang hayat di Universitas Kehidupan. Membutuhkan semangat yang tak ada hentinya untuk terus belajar menambah pengetahuan dan 'ketahanan' sebagai Ibu. Sejauh mana kita mampu bertahan? Kok sereeem, ya? Emang ada yang bosan jadi ibu? Mbuhlah , mungkin ada di luaran sana tapi pastikan itu bukan kita.   Karenanya, agar mampu mendidik dan menghasilkan generasi yang mumpuni baik dari segi kualitas dan kuantitas--bagi yang ingin punya anak banyak, nih-- keilmuan seorang Ibu mesti di- upgrade setiap saat.  Untuk itulah lahir Institut Ibu Profesional sebuah wadah komunitas untuk para Ibu belajar mengembangkan diri dan menimba ilmu sebanyak-banyaknya.  Cara belajarnya pun beda dari yang lain, benar-benar dirancang profesional. Ibu Septi Peni Wulandani--sang founder IIP--meng- create cara belajar yang fun namun serius dalam bentuk kuliah Matrikulasi (tahap awal) yang sistematis dan materinya pun ter...

Mengenali Diri Lewat Tes Strength Typology

Gambar
Nice Homework #7 Matrikulasi IIP Batch 5 Tahapan Menuju Bunda Produktif Mengenali Diri Lewat Tes Strength Typology Zya Verani Yupp... kuliah Matrikulasi sudah sampai materi ke 7 artinya hanya tersisa tiga atau empat pekan lagi maka berakhirlah sudah 'kemumetan'ini. Wkwkwkwkkkkk.... kok mendadak jujur ya 😂 Materi kali ini tentang Tahapan Menuju Bunda Produktif, setelah dua pekan kemarin ditempa lewat materi Bunda Sayang dan Bunda Cekatan. Produktif dalam hal apa? Tentu saja sesuai potensi yang dimiliki bunda masing-masing.  Untuk mengetahui potensi masing-masing kami diminta untuk mengikuti tes Strength Typology di http://www.temubakat.com ,  tools  yang ditemukan oleh  Abah Rama.  Dari sana nanti diharapkan kami bisa menemukan potensi dan bakat dalam diri. Selanjutnya setelah mengetahui hasilnya kami diharapkan bisa lebih fokus untuk mengembangkan diri pada potensi atau kekuatan yang dimiliki bukan berkutat pada kekurangan saja.  Seringkali ...

Sebuah Kado Pernikahan

Gambar
Sebuah Kado Pernikahan Zya Verani   Beberapa waktu lalu pernah menulis tentang jodoh. Memang benar adanya kalo jodoh itu akan datang di masa yang tepat. Tepat saat kita telah benar benar siap menerimanya.   Pekan ini saya menghadiri dua pernikahan. Pernikahan adik ibu saya dan satu lagi pernikahan sahabat saya sendiri. Keduanya adalah perempuan yang menikah di usia yang sudah matang. Adik ibu saya atau saya memanggilnya 'encing' sudah berusia di atas 40 tahun. Kondisinya yang belum menikah hingga awal tahun kemarin sempat membuat keluarga galau. Tapi ia tetap menghadapinya dengan santai. Sudah lewat masanya bagi dirinya untuk bermelow ria menanggapi seloroh demi seloroh soal jodoh yang tak kunjung datang.   Pun begitu dengan sahabat saya, baginya jodoh tidak lagi jadi satu topik serius yang perlu dibicarakan tiap kali kami bertemu. Ia cenderung lebih berminat mendengarkan ceritaku tentang anak-anak dan keluarga.  Bagi saya itu adalah satu sikap 'pasra...

Ibu, Jadikan Rutinitasmu Lebih Bermakna

Gambar
Nice Homework #6 Matrikulasi IIP Batch 5 Ibu, Jadikan Rutinitasmu Lebih Bermakna Menjadi Manajer Rumah Tangga yang Andal Zya Verani Menjadi ibu rumah tangga bukanlah pekerjaan yang mudah. Setiap hari dihadapkan pada rutinitas yang bejibun banyaknya. Dari pagi hingga pagi lagi masih saja sibuk bekerja. Aktifitas yang itu-itu saja tentu membuat bete bahkan terkadang menjurus ke arah stress, jika tidak pandai menikmatinya. Menikmatinya? Iya, nikmati. Enjoy .  Kelas Matrikulasi IIP sudah memasuki pekan ke enam. Artinya NHW-nya pun sudah sampai pada NHW #6. Seperti yang sudah-sudah kami bisa menebak materinya pun semakin menantang. Kali ini berkenaan dengan keprofesionalitasan ibu sebagai MANAGER RUMAH TANGGA. Wowww... mulai berasa ya, bayangan saya sudah mulai mengerucut bagaimana menjadi seorang bunda yang cekatan dalam segala situasi dan kondisi di rumah tangganya.   Manajer (penulisan yang benar di KBBI dengan j bukan g) adalah orang yang mengatur pekerjaan at...

Learning How to Learn

Gambar
Nice Homework #5 Matrikulasi IIP batch 5  Learning How to Learn Apa itu Desain Pembelajaran 'ala Saya'? Huaaaaa... asli crowded banggettzz untuk ngerjain NHW #5 kali ini. Di tengah kondisi tepar yang melanda, malas menghantui juga ide yang tak kunjung menyapa 😑😑#halahhhlebaymodeon  Terus...  Tau ga teman NHW #5 temanya apaan? tentang Learning How to Learn . Coba itu meuni ribet pisan ya. Perasaan makin ke sini NHW makin susah aja ngerjainnya. #hushh... jangan pake perasaan, pake logika ajaahh 😂😂 Jadi gini, tugasnya itu diminta buat Desain Pembelajaran untuk diri sendiri yang 'gue banget' berkenaan dengan Misi Hidup yang tempo hari sudah ditentukan. Buat kurikulum 'ala saya' sebagai acuan belajar untuk mematuhi milestone yang sudah ditetapkan. Kurang lebih seperti itu kayaknya. Kayaknya? Maksudnya belum tentu bener juga sih... cuma yang saya tangkap seperti itu 😬😬 Karena kemarin saya menetapkan ingin mempelajari banyak ilmu di milestone saya. Ja...

Always Happy All the Time

Gambar
Ada sebuah kalimat sakti yang biasa dijadikan penyemangat dalam hidup bagi sebagian orang "Bersusah-susah dahulu bersenang-senang kemudian" eh, "Bersusah-susah atau bersakit-sakit, ya?" Intinya mah menderita dululah baru bisa merasakan bahagia. Duhh, kasian, ya. Apakah yakin, anda mau jika ingin bahagia harus menderita dulu? Saya sih ga ya... Bagi saya jika kita bisa bahagia hari ini, detik ini juga, kenapa kita harus memilih bersusah-susah dulu? Sebenarnya yang membuat kita tidak bahagia adalah karena kita membanding-bandingkan hidup kita dengan hidup orang lain. Bahagia versi kita tentu berbeda dengan bahagia versi ribuan orang di luar sana.

Hey Mom... Let's Finding Yourself @NHW #4

Gambar
Nice Homework #4 Matrikulasi IIP Batch 5 Mendidik Dengan Kekuatan Fitrah Berbasis Hati Nurani Hey Mom... Let's Finding YourSelf Hmm... tidak terasa ya, ternyata kelas Matrikulasi IIP Batch 5 yang saya ikuti sudah masuk pekan ke 4 dan itu artinya sudah setengah jalan program ini bergulir. Lantas memunculkan beberapa pertanyaan dalam benak saya, apa saja yang sudah berubah dalam kehidupan, kepribadian dan cara mendidik anak-anak saya? Ternyata lintasan pertanyaan itu saling bersilangan dengan NHW #4 kali ini.   Yupp, NHW #4 kali ini bagi saya adalah sebuah review dari NHW-NHW sebelumnya. Kembali mengingatkan saya apakah sudah konsisten dalam menjalaninya atau hanya sekadar lipgloss saja. Astaghfirullah... Baiklah, saya mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan berkenaan NHW #4 kali ini.   A. Mari kita lihat kembali Nice Homework#1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda i...