Postingan

Menampilkan postingan dengan label Parenting

Diary Bunda 1

Gambar
Satu hal yang membanggakan adalah membersamai anak-anak sepanjang hidup dari hari ke hari. Dan mereka tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang membanggakan tanpa kita sadari. Jarang ngomong, irit bicara, sedikit komentar adalah ciri khas si Sulung. Mesti digetok dulu baru ngomong. Tapi kalo udah mulai ngomong, kata-katanya udah kayak orang paling bijak sedunia. Beneran ga yangka, ini anakku tah 😂 Sekelumit obrolan ringan dengannya beberapa waktu lalu. “Tempo hari Ustadz Erwandi sakit, kasian, ya. Ustadz sepintar itu sangat jarang,” gumamku saat mendengarkan kajian pagi hari di satu stasiun radio. “Ustadz yang udah Doktor tapi masih muda itu, ya, Mi?” si Sulung menimpali. Tumben dia ikutan nimbrung. Padahal sedang mengikat tali sepatu.  “Iya, kamu harus jadi kayak dia Zan, pintar dan tawadhu, padahal ilmunya banyak. Fans-nya juga banyak, hihihi…” ujarku diakhiri tawa kecil. Cah lanangku ini cuma menarik napas pendek. Sambil memakai sepatu ia berujar santai...

Pramuka Pertamanya

Gambar
Hari itu, Sabtu 22 Agustus, hari pertama si kembar mengikuti kegiatan pramuka di sekolah. Kok baru ikut pramuka? Ya, karena mulai dari kelas 3 semua siswa wajib mengikuti kegiatan pramuka ini. Setelah dibuat rempong dengan membeli aneka perlengkapan pramukanya yang salah melulu. dari kacu, tali peluit hingga topi selalu salah beli. :D *infonya ga akurat nih* saya kembali dibuat rempong karena ternyata jam pramuka setelah jam olahraga. *emangnya apa yang salah mpok? Begini, awalnya olahraga itu ada di hari Jumat dan pramuka Sabtu. Pekan kemarin itu jadwal masih berubah-ubah. Dan sekarang jadwal baru sudah ditetapkan, saya pun syok *lebayy* ternyata pramuka dan olahraga dijadikan satu di hari yang sama, Sabtu. Kebayang deh, bagaimana rempongnya anak-anak yang masih kecil itu mengganti baju seragam olahraganya dengan pramuka. Dan bagaimana pula mereka memakai peralatannya, saya aja masih bingung apalagi mereka *hadehhh pusing pala bebihh* :D Daripada saya galau memikirkannya, akhi...

Melepas Anak Berangkat Sekolah Sendiri

Gambar
Saat si kembar duduk di kelas 1 dan 2 SD saya selalu mengantar dan menjemput mereka pergi dan pulang sekolah. Terkadang saya menungguinya apabila semua pekerjaan di rumah sudah beres. Ternyata di sekolah juga banyak ibu-ibu yang seperti saya, menunggui anaknya hingga pulang sekolah. Kenapa saya selalu mengantar mereka ke sekolah? Alasannya sederhana saja, karena saya sayang mereka. *ga lebay kok. Jarak dari rumah ke sekolah cukup lumayan sekitar 1,5 - 2 km. Jika ditempuh dengan berjalan kaki sudah pasti ngos-ngosan dan capek apalagi kalo cuacanya terik. Pasti begitu sampai di sekolah tempat pertama yang akan dituju adalah kantin. Ngapain? Ngapain lagi kalo bukan beli es :D