Postingan

Menampilkan postingan dengan label Parenting

On Air 105 PATAI @ Dakta Radio 107 FM

Gambar
Taman Pustaka Dakta  Bincang Santai tapi Padat Gizi   Zya Verani   Sabtu, 21 Desember 2019 kemarin saya berkesempatan hadir di program Taman Pustaka radio Dakta 107 FM. Ini adalah kali ke dua saya tampil di program tersebut, sebelumnya bersama mbak Aprilina Prastari berbincang tentang Perempuan. Waktu itu kami hadir bertepatan dengan Hari Kartini.  Kali ini saya membedah buku 105 Pertanyaan Anak Tentang Allah dan Islam, karangan saya dan mbak Maya Agustiana. Program ini dipandu mas Elnoor dari Dakta yang sangat luwes dan humoris, suaranya juga empuk, enak didengarlah pokoknya. Namanya juga penyiar, ya 😄 Oiya, awalnya saya dijadwalkan datang bersama mbak Maya tapi qadarullaah mbak Maya tidak bisa hadir karena beliau sedang flu.  Jadwal siaran pukul 9 pagi dan 8.30 saya masih di rumah. Paksu tidak jadi mengantar karena harus berbagi tugas mengambil rapor si kembar. Jadilah saya diantar si sulung yang baru saja datang. Alhamdulillaah sudah libu...

Satu Bulan Tanpamu Nak

Gambar
Sayang... (tak tahu harus memberi judul apa)  Seakan  masih terasa dekat kehadirannya. Tawanya, senyumnya, tangisnya bergema di tiap sudut rumah.  Bagaimana bisa umi 'bebas' bersantai di ruang tamu sementara itu adalah areamu bereksplorasi, nak?  Bagaimana bisa umi santai menulis di ruang tengah sementara dirimu asik bermain kipas di sebelah umi, nak?  Bagaimana mungkin umi bisa berlama-lama di dapur sementara dirimu duduk di atas bouncer memandangi umi yang berdiri menghadap kompor dan tak juga selesai memasak?  Bagaimana bisa umi berlama-lama di kamar mandi sedang dirimu asik main air pancuran sambil duduk di bak mandimu menanti giliran?  Bagaimana mungkin umi asik berlama-lama berkebun di halaman sementara engkau menatap umi di teras dengan tatapan 'umi jangan perhatikan tanaman terus, aku juga ingin kaugendong'?   Bagaimana mungkin umi bisa asik bercengkerama dengan ibu-ibu di luar sana sedang dirimu dalam ...

Kunci Ibu Bahagia

Kunci Ibu Bahagia  Kunci sukses untuk jadi seorang Ibu yang bahagia itu adalah IKHLAS . Iya, ikhlas... bukan mengeluh. Seringkali kita dapati curhatan dari banyak orang termasuk di antaranya tetangga samping kanan, kiri, teman, bahkan saudara yang mengeluh dengan keadaannya sebagai seorang Ibu. Hei kakak, mpok, cing, maemak semuanya... kalo sepanjang hari ngeluh melulu mending ngundurin diri aja deh jadi Ibu #jeddeeerrr.   Yakin bisa mundur? Enggak mungkin juga kaaan, makanya yang perlu kita ubah itu sikap kita, bukan keadaannya. Mau bagaimanapun, diapain juga kondisi kita tetap akan begitu. Capek, riweuh, banyak kerjaan, ngurus ini itu, belum mandi, ga sempat makan... ya wayahna atuh, namanya juga Ibu, bukan selebgram 😂😂😂 Eeit... stop dulu sampai di sini! Jangan protes dulu. "Halahhh ga ngerasain sih gimana-gimananya." Die protes juga kan tuh, namanya juga emak-emak, ye. Sok atuh dah protes.  Udah protesnya?  Hei, Esmeiralda, hai Ma...

Baik Baik di Sana Sayang

Gambar
Baik Baik di Sana Sayang Bismillaah...  Maafkan untuk teman-teman yang mungkin masih bertanya-tanya tentang kepergian my baby yang tak disangka-sangka. Yupp, saya pun terkaget-kaget apalagi teman-teman, ya.  Sakit apa?  kenapa? kok bisa?  Bukannya sehat-sehat aja, mbul, ndut lagi?  Bla bla bla... Sebenarnya saya malas untuk menjelaskannya. Terus terang itu sama saja membuka luka hati saya lagi yang hingga saat ini pun saya tak tahu kapan mengeringnya. Saya lebih memilih membawa serta luka ini daripada saya harus melupakannya. Hikss...  Hari itu, 24 November 2019 bada zuhur saya sedang mengaji sambil membersamainya bermain. Ia begitu lincah mengeksplor sekitar saya, bermain kipas angin, menggapai2 mainan di dekatnya dan memutar posisi ke sana kemari. Abinya tertidur di kamar, si sulung di ruang depan mungkin juga tertidur, si kembar pun tidur siang di kamarnya. Tinggal saya dan my baby di ruang tengah.  Beberapa menit mengaji sa...

Day 22 Meraih Kemuliaan Lailatul Qadar

Day 22  Meraih Kemuliaan Lailatul Qadar  Semakin berakhirnya Ramadhan auranya semakin lain, ya. Apanya yang ain mak, selain emol yang semakin penuh? Lah, itu mushola belakang makin dikit shafnya #uppss  Seperti yang kita tahu ya manteman, di sepuluh hari Ramadhan ini ada malam yang kemuliaannya lebih baik dari seribu bulan. Yakni Lailatul Qadar. Siapa yang tak mau setiap ibadah yang dilakukan diganjar pahala seperti melaksanakannya seribu bulan lamanya di malam mulia ini? Berapa lama tuh, coba dah itung ndiri, emak rada lemot juga kl itung²an  Setelah nanya si sulung yang jago kimianya #loh 😂 seribu bulan itu sama dengan 83 tahun 4 bulan... Maasyaa Allah. Kuy, mau dilewatkan begitu saja kesempatan ini gaes? Emak sih ga ya. Meski cuma irt yang lagi-lagi ilmunya cuma segini gininya, emak tetap berharap bisa menemukan malam Lailatul Qadar. "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Malam kemuliaan itu lebih baik dari s...

Day 21 Ramadhan 1440 H

Day 21  Tuker Uang Baru Dong  Yupp, selain baju, celana dan sandal baru di hari raya... ada juga yang harus baru, uang baru. Sepertinya sudah menjadi tradisi yang mendarahdaging ya jika lebaran tiba, bagi² angpao mesti ada. Terus, isi angpaonya uang baru yang masih kaku. Orang tua aja suka menerimanya apalagi anak-anak. Emak, sih, sampe saat ini masih santai ga punya uang baru. Tapi tergelitik juga saat si kembar memastikan, "umi udah siapin duit baru buat bagi-bagi nanti?" Emak cuma menggeleng cantik #yaelaaahh "Lah, cepetan atuh mi, ditukerin duitnya..." si kembar memaksa. "Males ah ke bank-nya," sahut emak yg masih asik ngelonin baby Shaki. "Ngapain ke bank mi, di jalanan jg banyak noh," seloroh si kembar. "Ada macem-macem duitnya dari seribuan sampe limapuluhan ribu ada," Azima antusias. "Tapi kata orang mesti dilebihin nukerinnya, mi. Maksudnya gimana tuh?" giliran Aghnia yg kepo nih. Emak yang udah pewe sebenern...

Day 20 Ramadhan 1440 H

Day 20  Ujian Kesabaran Tersisa sepuluh hari terakhir di Ramadhan. Makin terasa ya ujiannya. Emak aja merasa ujian kesabaran di Ramadhan ini paling berlipat. Kenapa? Pasalnya anak-anak semakin beragam kemauan, tidak mudah diatur, walaupun akhirnya menurut tapi meski keluar taring dulu emaknya baru mereka sigap bilang yes.  Duhh, mereka bukannya dah pada gede mak? Iyess, gede badannya tapi tingkah laku mah tetap aja masih pada bocah. Emak sering perang urat syaraf sama si kembar tiap kali menyuruh sesuatu. Ada aja kilahnya yg bilang nanti nanti.  Soal sepele menjadi besar kalau tidak cepat ditanggapi. Tiga anak yang beranjak gede, diminta memasukkan cucian yang kering saja mesti hompimpa lima kali. Udah gitu menunggu magrib baru dimasukkan. Ya sallaaam... Emak mensiasati dengan membuat jadwal yang jelas untuk tugas domestik ini (padahal jadwal udah sering dibuat dari dahulu kala). Mencuci piring, menyapu lantai, melipat baju dan pekerjaan lainnya. Cuma satu yang mere...

Puasa Gadget

Day 18  Puasa Gadget Hai gaes, kumaha puasana kamari? Hooh, di rumah kemarin cukup adem ya, karena emak ga mendengar si kembar rame rebutan hp. Biasanya mah dia suka stalkingin akun temen-temennya padahal dia sendiri belum punya akun 😂 Karena emak sebenarnya belum mengijinkan mereka bersosmed-ria. Dikira si kembar wa kadaluarsa, karena emak suka abai sama peringatan perbaruan wa. Terus nengok ke ig sama fb kok sama lolanya, lama kelamaan malah kayak ga maju-maju. Saking kueseellnya tuh anak dua malah update status di wa kalo hp emaknya perlu diganti dan beralih ke provider lain untuk sinyal lebih baik. Aha, sinyal lebih baik. Bagi emak ini salahsatu sinyal untuk kalian lebih baik dalam berpuasa. "Supaya meraih pahala yang maksimal, kalian juga harus puasa gadgetan. Mainan hp itu salahsatu hal yang tidak bermanfaat, maka tinggalkanlah." Tutur emak merasa menang dan mengambil alih hp dari tangannya. Abu Hurairah ra. berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Di antar...

Bayi Memakai Perhiasan, Bolehkah? 

Gambar
Bayi Memakai Perhiasan, Bolehkah?  Zya Verani Siapa sih yang tidak senang saat buah hati yang dinanti-nanti kehadirannya akhirnya launcing juga ke dunia. Mata-mata penuh binar kebahagiaan menatapnya dengan suka cita. Saat bayi baru saja lahir biasanya orangtua atau lebih seringnya kakek nenek membelikan perhiasan sebagai ungkapan rasa sayang. Bayi perempuan akan segera ditindik telinganya dan dipasangi anting. Tidak hanya itu, bahkan ada yang memakaikan cincin, kalung dan gelang. Tidak ada yang salah dengan itu semua, yang jadi pertanyaan justru... baikkah bayi dipakaikan perhiasan? Kapan sebaiknya bayi dipakaikan perhiasan? Dan perhiasan apa yang seharusnya dipakai bayi?   Bayi baru lahir biasanya memiliki kulit yang sensitif. Ada bayi yang alergi dikenakan perhiasan, di permukaan kulitnya akan timbul merah-merah, ruam dan gatal-gatal. Itu berarti bayi anda tidak cocok dengan perhiasan yang dikenakan. Emas cenderung lebih aman dibanding perak. Tapi ada juga kulit bayi y...

Mirip Siapa Aku?

Gambar
Wajah Bayiku Sering Berubah-ubah Zya Verani "Dek Shaki mirip siapa, sih , mi? Mirip aku ga?" "Mirip Mas Ozan tau!" 😄 "Eh, sekarang mirip abi..." 😯 "Mirip Nia ini mah, liat aja hidungnya ga ada," 😂 "Sekarang sih mirip umi, tuh lagi syantik kan baby Shakinya?" Semua lantas cemberut dan kompak melempar perlengkapan baby ke arah umi. Ada bedongan, baju ganti, celana panjang hingga diapers baby Shaki mendarat mulus di pangkuan umi. Duhhh... ternyata kalian bersatu melawankuhhhh 😂😂 Baby Shaki tertawa puas. Ternyata ia senang melihat uminya dibully. Hehe...  Bayi, memang memiliki wajah yang berubah-ubah. Terkadang mirip saudaranya satunya, lain hari mirip saudara yang lainnya. Sementara kemarin-kemarin mirip orang tuanya. Tak mengapa selama tidak mirip tetangga bukan?  #digebokjamaah Bayi itu masih dalam masa pertumbuhan wajar saja jika wajahnya berubah-ubah. Tubuhnya saja kan berkembang, masa wajahnya tidak boleh berubah. ...

Tips Mengalihkan Diri dari Baby Blues ala Zya

Gambar
Mempunyai anak adalah hal yang paling dinantikan pasangan yang telah menikah. Ada begitu banyak pasangan yang sulit untuk punya anak. Ada juga yang lama menanti hingga bertahun-tahun baru diberikan amanah seorang buah hati. Melahirkan adalah satu momen yang sangat dinanti bagi wanita. Sejak dinyatakan positif hamil, kemudian melalui proses ini dengan suka dukanya yang berliku. Karena ada beberapa wanita yang masa hamilnya diwarnai dengan ngidam yang aneh-aneh. Morning sick, takut cahaya,  bahkan ada beberapa yang selama hamil tak mau didekati pasangan.  Ternyata tidak hanya masa hamil saja hal yang aneh-aneh itu ada. Setelah melahirkan pun hal tersebut bisa berlanjut bahkan mungkin lebih parah. Ada beberapa wanita yang setelah melahirkan mengalami Baby Blues dan Postpartum Depression. Postpartum Blues (PPB) atau Baby Blues dan Postpartum Depression (PPD) adalah dua hal yang berbeda. Tapi keduanya sangat bisa dialami seorang ibu pascamelahirkan.  

Persiapan Menghadapi UAS ala My Kiddos

Gambar
Persiapan Menghadapi UAS ala My Kiddos  Hari ini hari pertama Ulangan Akhir Semester (UAS) untuk hampir semua jenjang sekolah dari SD hingga SMA. Seperti biasa saya sudah seringkali menyuruh anak-anak untuk belajar sejak jauh-jauh hari sebelum hari ulangan tiba. Ya jamaklah ya... seperti ibu-ibu lain pada umumnya saya pun tak ingin anak-anak pada saatnya nanti malah kelimpungan tidak bisa menjawab soal-soal ulangan dikarenakan mereka tidak belajar.  Sejak Ulangan Tengah Semester (UTS) kemarin sebenarnya saya sudah mewanti-wanti agar mereka giat belajar. Karena seperti teman-teman ketahui anak-anak saya ini juga nantinya akan menghadapi Ujian Nasional untuk kelulusan. Si kembar akan lulus SD sementara si sulung akan lulus SMA. Karenanya saya mengajari mereka untuk mencicil belajar, materi ujian kan tidak hanya kelas 6 saja tapi juga dari kelas 4. Begitu juga dengan SMA materi ujian akan diambil dari kelas 10. Tapi....  Tapi sepanjang apa pun saya berceramah, menjabarka...

Sup Ayam Rasa Sayang

Gambar
Sup Ayam Rasa Sayang   Kali ini, saya memasak sup ayam (lagi). Iya, hampir seminggu tiga kali saya membuatnya. Anak-anak paling suka sup ayam, apalagi si sulung hanya suka sup itu. Terkadang saya hampir bosan memasak yang itu itu lagi. Tapi tak apalah yang penting semua hepi. Paling emak yang ga hepi karena uang belanja habis sebelum waktunya. Huhuhu...  Dalam rangka pengiritan, saya kadang memadukan ayam dengan bahan yang lain. Seperti sosis, jamur, telur puyuh atau bakso. Ayamnya cukup satu potong saja lalu dicincang kecil-kecil. Duhhh, mak... irit emen tah #tutupmukapakepanci Saya malah pernah menambahkan seikat bayam dalam panci sup ayam jadi namanya berubah menjadi sup ayam bayam. Sekali lagi, selama anak-anak suka, saya akan tetap berkreasi (baca: mencari alternatif pengiritan yang lain). Sebenarnya di sinilah jiwa kreatif saya sebagai ibu dibuktikan. Apa saja kekreatifanmu, mak? Sampai di mana usahamu memberikan yang terbaik untuk anak-anak. Terlepas dari murah atau ...

Bahasa Kasih, Tatapan Cinta dan Sentuhan Sayang

Gambar
Bahasa Kasih, Tatapan Cinta dan Sentuhan Sayang Zya Verani Selesai beberes dan masak, lihat baby juga sudah tertidur pulas, maksud hati mau me time dengan baca buku. Eh, belum sampe dua halaman saya dikagetkan oleh suara tangisan. Seringkali saya mendengar dan melihat tetangga depan rumah memarahinya. Membentak, memukul, dan mengeluarkan sumpah serapah lainnya. Tentu saja ia tidak bisa membalas, dia tak bisa berbuat apa-apa selain menangis. Iya, dia hanya seorang gadis kecil, eh bukan... dia seorang bayi mungil, sekitar 1,5 tahun usianya. Badannya kurus, kecil, dan belum bisa berjalan.  Si baby mungil ini ditinggal ibu dan ayahnya bekerja sementara dia diasuh nenek dan kakeknya. Hampir setiap hari si baby memang terdengar rewel, menangis terus... mungkin karena lapar atau ada yang dirasakannya. Saya tak enak bertanya tapi hati miris tiap kali mendengar sang nenek mengomel. Baby kecil mana bisa mengerti omelannya, yang ada suara tangisannya bertambah kencang yang artinya pula men...

Tentang Kematian

Tentang Kematian إ نَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ "Kita ini milik Allah, dan kepadaNya kita kembali” إِنَّ ِللهِ مَا أَخَذَ وَلَهُ مَا أَعْطَى وَكُلَّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمَّى فَلْتَصْبِرْ وَلْتَح...

Hello Guys, Here I'm

Gambar
Nicehomework #9 Matrikulasi IIP Batch 5  Bunda Sebagai Agen Perubahan  Hello Guys, Here I'm... Little (Big) Change Maker  Zya Verani Pertama-tama marilah kita mengucap syukur alhamdulillaah karena akhirnya kita sampai juga di penghujung materi Matrikulasi 😂😂 Ya ampuuun ini sepertinya ungkapan dari hati yang terdalam banget, ya 🙊🙊 Ayo, jujur... siapa yang merasa kalo selama ini terbelenggu sama NHW? #celingak celinguk cari temen. Saya merasa terbelenggu sih enggak, cuma merasa dikejar-kejar. Tapi itu membuat saya menjadi fokus akan tugas dan tanggungjawab yang memang sudah dibebankan pada kita--saya.  Bagaimana perasaan mengerjakan NHW, sensasinya, efeknya dan segala yang berhubungan dengan Matrikulasi insyaallah akan saya tuangkan dalam tulisan yang lain. Saat ini fokus dulu dengan tugas akhir. Cieeee... yang pengin cepat-cepat wiss udahh #uhukk Materi #9 Bunda Sebagai Agen Perubahan adalah materi pamungkas di kelas Matrikulasi. Berat. Iya, Dilan pu...

Ketika Titipan Itu Datang Lagi

Gambar
Ketika Titipan Itu Datang Lagi  Zya Verani Bagi saya memiliki tiga anak yang berbeda karakter itu sudah cukup--untuk saat ini. Rauzan si sulung, sebagai kakak karakternya paling beda sendiri. Merasa superior sudah pasti, tipe penyendiri akut. Senangnya ngumpet di kamar seharian. Anime addict alias otaku banget. Satu hal yang membanggakan--sebenarnya banyak ding--si mamas cool ini sangat pintar. Iya, pintar dalam artian sebenarnya, ga malu-maluin deh kalo ditanya soal prestasi. Wiss ra sah diomongin tar dia makin banyak fans #geertingkatdewadehh Azima, kami memanggilnya si kakak. Seorang gadis cilik yang frontal, blak-blakan, suka berdebat. Rauzan dan Azima kalo keduanya bertemu sudah pasti tidak ada yang mau mengalah. Adu argumen terus bawaannya. Bahkan soal jadwal mencuci piring aja mereka akan adu mulut.  Aghnia, kami memanggilnya si Adek. Tipe pengalah, santai, terlanjur santai malah. Kami memberinya gelar si Leti alias lelet sekali. Tapi paling penurut diantara yang l...

We are MIIPB5 Bekasi 3 Grow Together

Gambar
Grow Together  Zya Verani Menjadi Ibu sejatinya adalah kuliah sepanjang hayat di Universitas Kehidupan. Membutuhkan semangat yang tak ada hentinya untuk terus belajar menambah pengetahuan dan 'ketahanan' sebagai Ibu. Sejauh mana kita mampu bertahan? Kok sereeem, ya? Emang ada yang bosan jadi ibu? Mbuhlah , mungkin ada di luaran sana tapi pastikan itu bukan kita.   Karenanya, agar mampu mendidik dan menghasilkan generasi yang mumpuni baik dari segi kualitas dan kuantitas--bagi yang ingin punya anak banyak, nih-- keilmuan seorang Ibu mesti di- upgrade setiap saat.  Untuk itulah lahir Institut Ibu Profesional sebuah wadah komunitas untuk para Ibu belajar mengembangkan diri dan menimba ilmu sebanyak-banyaknya.  Cara belajarnya pun beda dari yang lain, benar-benar dirancang profesional. Ibu Septi Peni Wulandani--sang founder IIP--meng- create cara belajar yang fun namun serius dalam bentuk kuliah Matrikulasi (tahap awal) yang sistematis dan materinya pun ter...

Mengenali Diri Lewat Tes Strength Typology

Gambar
Nice Homework #7 Matrikulasi IIP Batch 5 Tahapan Menuju Bunda Produktif Mengenali Diri Lewat Tes Strength Typology Zya Verani Yupp... kuliah Matrikulasi sudah sampai materi ke 7 artinya hanya tersisa tiga atau empat pekan lagi maka berakhirlah sudah 'kemumetan'ini. Wkwkwkwkkkkk.... kok mendadak jujur ya 😂 Materi kali ini tentang Tahapan Menuju Bunda Produktif, setelah dua pekan kemarin ditempa lewat materi Bunda Sayang dan Bunda Cekatan. Produktif dalam hal apa? Tentu saja sesuai potensi yang dimiliki bunda masing-masing.  Untuk mengetahui potensi masing-masing kami diminta untuk mengikuti tes Strength Typology di http://www.temubakat.com ,  tools  yang ditemukan oleh  Abah Rama.  Dari sana nanti diharapkan kami bisa menemukan potensi dan bakat dalam diri. Selanjutnya setelah mengetahui hasilnya kami diharapkan bisa lebih fokus untuk mengembangkan diri pada potensi atau kekuatan yang dimiliki bukan berkutat pada kekurangan saja.  Seringkali ...

(Tidak) Menyerah Menjadi Ibu

Gambar
(Tidak) Menyerah Menjadi Ibu Acapkali mengeluh dan jemu pada situasi rumah tangga mungkin sering kali terlintas dari mulut para Ibu. Siapa yang tak bosan mendapati keadaan rumah yang begitu-begitu saja. Berantakan setiap hari, kotor setiap hari, ribut setiap hari. Dan yang menjadi tersangkanya ya dia lagi dia lagi. 😂 Kalau tidak malu sama tetangga pasti udah teriak-teriak sambil bawa gagang sapu buat ngomelin mereka (baca: anak-anak). #pengalaman pribadi kayaknya. Tapi meskipun capek setiap hari, berpeluh kesah setiap hari apakah seorang Ibu pernah mengatakan jika ia menyerah menjadi Ibu? Adakah Ibu yang pernah mengajukan cuti untuk tak menjadi Ibu sehariii... saja? Bahkan di saat yang 'katanya' Hari Ibu, di mana saat itu Ibu dimanjakan dan dilayani tetap saja ketika sore menjelang, malam mulai datang, Ibu-lah yang akan membereskan semuanya. Ibu yang akan merapikan sisa-sisa pesta Hari Ibu--yang katanya--hari spesial untuknya. Saat kita tahu betapa besar tanggung...