Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ramadan

Day 18 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. Al Mu'minun:60

Gambar
Takut Amalan Tidak Diterima   وَٱلَّذِينَ يُؤْتُونَ مَآ ءَاتَوا۟ وَّقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَىٰ رَبِّهِمْ رَٰجِعُونَ   "Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka," (Qs. Al Muminun:60)

Day 17 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. Al Mu'min: 14 ~ Tentang Ikhlas

Gambar
Tentang Ikhlas  Damainya hati diikuti dengan seringnya beramal baik. Semakin sering semakin banyak pahala yang diraih, dan akhirnya merasa sudah cukup. Paling rajin, paling dermawan, paling mahir, paling berjasa, dan paling paling yang lainnya. Duhh.  "Yaelaah tebang begono doang ge disebut-sebut bae dah,"  "Orang-orang ngasih banyak diem diem aje, ora kayak elo,"  Nah lo!  Makjlebb ya, mak. Hooh... baru berasa ya kalo ternyata apa yang dilakukan salah niat. Duh, faghfirli faghfirli ... 

Day 16 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. Al Hijr:56 ~ Tentang Larangan Berputus Asa

Gambar
Karena keseharian selalu ditemani radio, kami #dirumahaja jadi seringkali mendengar iklan layanan masyarakat tentang donasi untuk masyarakat yang terdampak Covid 19. Ada wawancara salah seorang bapak penjual yang merasa putus asa tak tahu lagi bagaimana cara bertahan hidup, karena efek Covid 19 ini pendapatannya menurun drastis bahkan hampir tidak ada.  Bukan itu saja, para sopir angkot, ojol, dan para pekerja industri yang diliburkan juga merasakan dampaknya.  Untuk masyarakat yang mampu, mereka bisa menstok bahan makanan.  Tapi bagaimana dengan mereka? Tak ada usaha yang dilakukan selain mengharapkan bantuan dan berserah diri pada Allah, tapi lebih banyak yang mengeluh dan akhirnya hanya keputus asaan yang timbul. 

Day 15 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. At Taubah:105 ~ Bersungguh-sungguh dalam Bekerja

Gambar
Tentang Kesungguhan dalam Bekerja  Berada di mana pun kita sejatinya haruslah memberi manfaat. Baik untuk pengembangan diri juga bagi orang lain. Apalagi menjadi penyebab orang lain sukses. Masya Allah. Dalam rangka meraih rida-Nya sudah sepantasnya apa-apa yang kita lakukan dilandaskan akan keikhlasan, tak berahapar balasan. Jika ada keuntungannya selainnya itu adalah bonus, hadiah. Hadiah akan kesungguhan kita dalam memberi manfaat. Betul? 

Day 14 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. Al Isra:7 ~ Senantiasa Berbuat Baik

Gambar
Senantiasa Berbuat Baik  إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا "Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri," (Qs. Al Isra:7) Baca ayat di atas saya mikir gini, mau ngapain aja manusia, rajin beramal baik, selalu bikin dosa, semua itu ga ngaruh ke Allah. Karena jelas-jelas di ayat-Nya dikatakan apa yang dilakukan berimbas pada diri sendiri. Jika berbuat baik berarti kebaikan untuk diri sendiri, dan sebaliknya, bikin onar... ya elo yang kena juga. 

Day 13 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. Ali Imran:92 ~ Memberi yang Terbaik

Gambar
Sedekah hakikatnya membersihkan harta kita. Dan yang tak boleh kita lupa bahwa di harta yang kita miliki itu ada hak fakir miskin, kaum duafa, dan yang berhak menerimanya. Kesadaran bersedekah saat ini sudah bisa dibilang membaik, sedekah telah menjadi budaya, bahkan ada komunitas sedekah dan ada jadwal sedekah berkala untuk para anggotanya.   Apalagi di saat pandemi dan di momen bulan mulia ini, adalah kesempatan emas untuk banyak beramal karena pahalanya berlipat ganda, termasuk sedekah. Orang-orang mampu, ramai-ramai membagikan paket sembako untuk masyarakat miskin yang terdampak pandemi. 

Day 12 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. Al Hujurat:12 ~ Tentang Prasangka

Gambar
Berawal dari kasak kusuk pembagian sembako dari pemerintah yang tak merata, lantas ibu-ibu ramai saling menyalahkan aparat, lalu Pak RT yang jadi sasaran empuk. Sungguh pandemi ini telah mengubah tabiat banyak orang, sabar menjadi grasak grusuk, biasa aja menjadi luar biasa, dan yang santuy lebih tak ingin tahu apa-apa kini malah menjadi yang paling sering berprangka. Duhh,  Saha eta? 😬 Baiklah, tinggalkan sejenak rumor sembako yang tebang pilih tak tepat sasaran itu. Berbahagialah, bagi yang tidak kebagian berarti tergolong mampu. Dan insyaAllah terhindar dari ghasab. 

Day 11 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. Ar Ra'd:28 ~ Cara Menenteramkan Hati

Gambar
Semalam saya menerima kabar yang tak mengenakan, lantas langsung uring uringan. Ternyata hati yang 'dredeg' itu berimbas pada seluruh pekerjaan saya. Apa-apa yang saya kerjakan ga beres semua.  Karena memikirkan banyak hal saya hampir saja terlambat bangun sahur karena tidur telat. Bikin sayur asem lupa dikasih garam. Niat mau bikin kentang balado dipakein telur puyuh eh polosan aja kentang doang. Telur puyuh udah direbus dari semalam malah ga tersentuh padahal ada di atas kompor satunya lagi. Alamaaaak... Untung ga lupa ngasih kutel di adonan nastar. 

Day 10 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. Al Isra:29 ~ Tentang Hemat vs Boros

Gambar
Tentang Hemat vs Boros Pagi ini saya ke pasar belanja sayur dan bahan makanan mingguan. Bapake sudah wanti-wanti belanjalah seperlunya saja, karena stok di kulkas juga masih cukup. Iya, sebelum kami belanja bapake yang memeriksa apa aja yang perlu dibeli dan tidak. Ia melaporkan bahwa masih ada fillet ayam, ikan, rendang frozen dan bakso. Sayurannya tersisa sawi hijau, jagung, dan wortel. Cabai juga tersisa sedikit.  Baiklah, saya mengingat-ingat dengan baik. Sok gaya ga bawa catatan. Sampai di pasar, Bapake menunggu di parkiran, dengan alasan mengantuk jadi ia tidak menemani saya mengeksplorasi pasar. 

Day 09 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. Al 'Araaf:204 ~ Cara Mendapatkan Rahmat Allah

Gambar
Satu kali pernah di posisi sedang mengaji bareng ibu-ibu tetangga rumah. Saat pandemi belum seperti sekarang ini ya, kami biasa mengaji pekanan di musala dengan memanggil seorang guru, biasanya ustazah yang tinggal di daerah terdekat dan sudah berpengalaman.  Saat khusyuk mendengarkan ceramah dan bacaan al-qur'an Bu ustazah, saya agak terusik dengan suara-suara di belakang saya. Menengoklah saya, ternyata ada sekelompok ibu-ibu yang asik hahahihi entah apa yang mereka obrolkan. Saya memberi isyarat dengan meletakkan jari di ujung bibir, maksudnya agar aktivitas itu berhenti sejenak. Eladalahh, bukannya berhenti malah mereka kompak menatap saya dengan tatapan yang... mbuhlah. 

Day 08 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. Al Baqarah:261 ~ Tentang Sedekah dan Matematika Allah

Gambar
Bersedekah semestinya tidak hanya rajin di bulan Ramadan saja. Karena sedekah bisa dilakukan kapan saja dan tidak harus selalu dengan uang.  Anak-anak menargetkan diri masing-masing untuk berbuat baik setiap hari. Tanpa diminta atau disuruh, karena sudah besar. Meski tidak dievaluasi setiap hari tetapi kami tetap memantaunya. Kemarin anak-anak membantu saya membereskan halaman, emak mendapat ilham setelah ngintip tim GBNS manggung #upss. Kami menata tanaman, mengganti tanah tanaman yang sudah kering, memberi pupuk dan mengganti pot-pot yang rusak. Iya, terlihat remeh temeh.  "Tapi capek," keluhnya.  "Tak apa, niatkan sedekah karena telah membantu emak meremajakan kembali tanaman-tanaman cantik ini dan kalian akan mendapatkan pahala sedekah yang berlipat karena saat ini bulan Ramadan," saya menyemangati. 

Day 07 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. Al Isra:30 ~ Tentang Rezeki

Gambar
Kembali topik Covid 19 menjadi bahasan hangat. Dampak pandemi ini meluas hingga hampir ke semua lapisan masyarakat, terutama menengah ke bawah. Pendapatan mereka jauh berkurang, rezeki seakan semakin jauh untuk dikejar.  Para pegawai pabrik-pabrik yang dirumahkan, art harian yang diberhentikan, belum lagi para buruh cuci yang juga kehilangan pekerjaannya karena para ibu yang biasa menjadi pelanggan mereka memilih untuk melakukan sendiri pekerjaannya untuk memangkas pengeluaran.  Bagaimana dengan saya? 

Day 06 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. Ibrahim:7 ~ Tentang Syukur

Gambar
Setelah kemarin 'tertampar' dengan ayat sabar, hari ini saya tertohok dengan ayat tentang syukur.   Kita semua tahu keadaan sekarang ini mudah memicu orang-orang untuk mengeluh yang ujung-ujungnya kurang bersyukur. Tanpa disadari sering menghujat Allah akan keadaan yang terjadi. Semua menjadi serba susah, baik dari hal remeh temeh hingga yang krusial.  Tidak bisa bebas wara wiri lagi, tidak bisa ke salon, tak bisa ngopi cantik bareng temen se-genk #upss itu mah sayahh. 

Day 05 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. Al Ma'arij:5 ~ Tentang Sabar

Gambar
Di situasi seperti sekarang ini (era Covid 19) saat kita harus puas dan bahagia #dirumahaja, ternyata bukan hanya stok makanan yang harus terus diperbarui. Tapi juga stok kesabaran. Betul apa betul, Bunda? Ramadan, ditambah lagi #dirumahaja karena PSBB, sungguh menantang sekali, kan?Apalagi bagi Bunda yang punya anak kecil. Bisa kebayang bagaimana rempongnya mempersiapkan sahur dan berbuka sambil menenangkan dua balita atau bahkan lebih.

Day 04 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. Luqman:18 ~ Larangan untuk Sombong

Gambar
Larangan untuk Sombong وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ  "Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allâh tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri."  [Qs. Luqmân, 31:18] Sebagian dari kita mungkin sering sekali humblebrag tanpa terasa... #hayongaku  Iya, niat merendahkan diri tapi ujung-ujungnya malah ujub, pernah begitu? Atau malah mungkin sering. Astaghfirullaah... 

Day 3 Al-Qur'an Journaling ~ Qs. Luqman:34 ~ Manajemen Waktu

Gambar
Alhamdulillaah Ramadan sudah hari ke 3, bagaimana kondisi rumah Bunda? Masih aman terkendali, kan...  #quranjournaling kali ini saya mengangkat tema tentang waktu. Seringkali kita orang tua maupun anak-anak tak abai terhadap waktu. Santai dan berleha-leha sudah menjadi kebiasaan. Di rumah kami pun begitu ... Siang tadi suasana rumah sedikit rempong, saya baru aja pulang dari pasar, anak-anak banyak mengeluh karena tugas sekolah belum selesai padahal tugas sudah dikurangi karena Ramadan.

Day 2 Al-Qur'an Journaling: Menyikapi Takdir yang (menurut kita) Buruk ~ Qs Al Hijr:5

Gambar
Kemarin sore saya membuat puding untuk menu berbuka shaum di rumah, tiba-tiba saja saya teringat lilbaby Shaki yang sangat menyukai aneka puding. Tanpa terasa mata saya basah, ketika potongan-potongan hari terakhir kami bersama berkelebatan. Dan rasa protes akan takdir ini kembali hadir tanpa diminta. Ya, saya akui, rasa ikhlas melepasnya masih amat sulit.  Di satu masa saya merasa sangat siap dan telah merelakan kepergiannya. Tapi... saat saya rapuh, begitu saja hujatan akan takdir (yang menurut saya) buruk ini hadir kembali meski hanya terlintas dalam hati. 

Day 1 Al-Qur'an Journaling ~ Al 'A'Raaf:31 Larangan Berlebih-lebihan

Gambar
Mencoba membuat Alquran Journaling nih, meski masih tertatih. Biasa nulis tentang masakan, dan sekarang nulis yang agak 'beratan' dikit. Etapi tetap aja dibawa santuy ya Bunda.  Bismillaah... 

Menu Andalan Ramadan Sebulan Penuh di Rumah Kami

Gambar
Holla Bunda-bunda bahagia semuanya, apa kabar? Masih setia #dirumahaja kan... dan tentunya masih strong menghadapi anak-anak. Anak-anak sudah mulai bosankah? Semoga Bunda sekalian bisa mengatasinya, ya.  Oiya, euforia Ramadan sudah sampai juga di rumah Bunda, kan. Bagaimana, apakah Bunda sudah berdiskusi dengan pasangan juga anak-anak untuk menyusun daftar menu sahur dan berbuka? Segera diskusikan, dan cobalah mengakomodir semua keinginan. Yang terpenting menu yang tersaji bergizi dan  cukup serat. 

10 Aneka Olahan Sayur yang Bikin Anak Nagih Selama Ramadan

Gambar
Hai bunda, assalamualaikum semuanya. Apa kabar? Pasti euforia Ramadan sudah sampai juga di rumah bunda, kan. Biasanya saat Ramadan kita para ibu menjadi sangat rempong menyiapkan menu sahur dan berbuka. Riweuh pisan ya mengakomodir semua keinginan seluruh penghuni rumah. Saya pun begitu, si kembar dan si sulung kadang berbeda kedoyanannya. Rikues mereka beraneka ragam. Nah, karena rikuesnya macam-macam, dari yang simpel sampai yang njlimet. Saya enggak boleh kehilangan akal. Repot masak saat Ramadan sudah bukan jamannya lagi. Kini saatnya bunda santai dan khusyuk pula menikmati Ramadan yang sebentar lagi datang. Bunda, yang terpenting untuk kita garisbawahi saat menyiapkan menu Ramadan yakni cukup serat, terpenuhi gizi dan kalorinya. Pada dasarnya anak-anak akan memakan apa saja yang dimasak bunda saat sahur. Karena ia tak ingin lapar di siang harinya saat berpuasa. Hihi...