Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Review Avengers Infinity War ala Zya

Gambar
Avengers Infinity War Film dengan Banyak Superhero  Salahsatu daya tarik dari film ini adalah banyak superhero yang hadir di dalamnya. Ini yang membuat saya akhirnya mengalah dengan pilihan anak-anak untuk menontonnya. Awalnya saya ingin melihat film lain yg dibintangi Dwayne Johnson eh, malah jadi mlipir ke Avengers. Ya wis , emak juga udah kangen sama babang Chris Evans n Chris Thor #eh Ada yang udah nonton Thor Ragnarok? Pasti udah kan ya... jangan ngaku penggemar Marvel kalo belum nonton tuh film. Masih ingat pas ending filmnya? Saat Loki dan Thor bercengkrama di pesawat yang membawa mereka dan rakyat Asgard ke bumi, ekspresi mereka berubah drastis saat melihat di hadapan mereka ada pesawat aneh yang menghadangnya. Setelah itu... end , pet.. layar mati. Spoiler atau bisa jadi itu petunjuk yang bikin penonton setia kayak saya bertanya tanya. Ada apa? Siapa itu, ada di film mana selanjutnya?  Dan ternyata... jawaban itu semua kita dapatkan di Avengers ini. Adegan pembukanya lang

Sabtu Sore Hingga Malam Bersamanya

Gambar
Sabtu Sore Hingga Malam Bersamanya Sore hingga malam kemarin saya berbincang dengan seorang perempuan yang luar biasa tangguh dan kuat. Ia perempuan yang kuat dalam kehilangan, ia juga kuat bertahan dalam badai. Dan yang membuatku kagum terhadapnya dia kuat bahkan ketika orang yang selama ini menjadi sandarannya bergeser hingga ia jatuh terjungkal, lalu tersakiti oleh dia yang tergesa-gesa meninggalkannya. Lantas menginjaknya agar bisa bahagia dengan yang lain di atas darah dan lukanya. Saya sedang tak ingin membahas tentang sandarannya yang tega berkhianat terhadapnya apalagi sibuk mencari tahu siapa pihak ketiga yang sungguh tak punya hati merebut lelaki pengecutnya itu. Baginya, cukup menjadi pelajaran saja dan tabungan amal di akhiratnya kelak. Ia malah bersyukur Allah membukakan siapa sebenarnya lelaki pujaannya itu. Begitu simpel, ia tak menghujat Allah namun menerima dengan lapang dada takdirnya.  MasyaAllah.... Mungkin kalau itu terjadi pada saya, saya sudah stress, depresi

Auraku Kian Memancar Saat Hamil

Gambar
Auraku Kian Memancar Saat Hamil Zya Verani Judulnya kok lebay gitu, sih? *nada mencibir pasti, nih. Kalo iya, kenapa, masalah? *mingkem Entah kenapa hamil saat ini--yang ketiga, untuk anak ke empat--aku hepi banget, bahagia terus bawaannya. Ada sih stress dikit-dikit tapi langsung terabaikan oleh yang lain. Padahal awalnya aku syok pas tahu hamil lagi. Kok bisa? Iya, aku ga nyangka aja kalo bisa beneran hamil lagi. Bayangkan, sudah sepuluh tahun berlalu masa penantian, waktu itu berharap banget cepat hamil lagi mumpung masih muda *sekarang juga masih sih, jangan protes* 😂😂 Tapi ditunggu-tunggu kok ya ga dikasih-kasih. Ya wis lewat lima tahun berjalan aku wis putus asa, pasrah... dikasih syukur ga dikasih juga gapapa. Toh itu udah ada tiga bocils--yg ga kecil lagi--penambah kebisingan di rumah. Di saat keinginan itu terlupakan dan mungkin sudah tak berharap lagi, ndilalah ... Allah memberi tanpa diminta. Alhamdulillah *sujud syukur  Memang ya, Allah itu paling tahu yang ter

Tentang Kematian

Tentang Kematian إ نَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ "Kita ini milik Allah, dan kepadaNya kita kembali” إِنَّ ِللهِ مَا أَخَذَ وَلَهُ مَا أَعْطَى وَكُلَّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمَّى فَلْتَصْبِرْ وَلْتَحْتَسِبْ. “Sesungguhnya adalah hak Allah untuk mengambil dan memberikan sesuatu, segala sesuatu di sisi-Nya ada batas waktu yang telah ditentukan, oleh karena itu bersabarlah dan berharaplah pahala dari Allah (dengan sebab musibah itu).” [ HR. Al-Bukhari no. 1284 dan Muslim no. 923] "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati . Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan." [QS. Ali Imran, 3:185] Saat orang lain mengadukan rasa sakitnya kehilangan orang yang dikasihinya pada saya, saya berusaha menghiburnya agar tak larut dalam kesedihannya. Saya mengatakan bahwa setia