Postingan

Menampilkan postingan dengan label Parenting

6 Aktivitas Mengeratkan Bonding Orang Tua dan Anak Remaja

Gambar
  Siapa nih, Bunda-bunda di sini yang anaknya sudah mulai beranjak remaja, alias abg atau malah menjelang dewasa?  Remaja, menurut KBBI artinya mulai dewasa; sudah sampai umur untuk kawin; muda; pemuda.  Ciri remaja pada umumnya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, berani mengambil risiko dari perbuatannya, suka bertindak tanpa pertimbangan yang matang, dan menyukai hal-hal yang berbau petualangan.  Menurut WHO, Remaja adalah masyarakat antara usia 10-19 tahun. 

Unleash Our Potential, Keluarkan Potensimu Mom.

Gambar
Sabtu kemarin, 26 Agustus saya berkesempatan mengikuti talkshow Miracle persembahan dari ASIK X Ibu Pembaharu.  Talkshow yang mengambil tema *Unleash Iur Potential* digelar di aula HB Jassin gedung Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Cikini.  Saya berangkat bersama seorang teman, sebut saja Mbak Yuni namanya.  Kami menggunakan kereta api sebagai sarana transportasi yang paling mudah dan murah tentunya. Kami naik commuter line dari stasiun Tambun lalu transit di stasiun Manggarai, setelah itu baru naik kereta lagi dan turun di Cikini. Yupp, cuma satu stasiun aja, jadi ga perlu duduk, haha. Lantas dari Cikini ke TIM bagaimana?  Kata orang jalan kaki saja karena jaraknya dekat. Ow ow ow, saya pernah berjalan kaki ke sana dan sukses membuat napas ngos ngosan, ya tahu lah usia saya itu sudah kepala 4.

Pengenalan TIK untuk Kalangan Ibu dan Pengasuhan Anak di Era Digital

Gambar
  Senin pagi 17 Januari 2022 kemarin saya bersama para ibu lain mengikuti Bimtek Pengenalan TIK untuk Kalangan Ibu di Bpptik Kemkominfo Cikarang. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring atau tatap muka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.   Acara dihadiri oleh 75 ibu rumah tangga dari sekitar Jabodetabek dari kalangan komunitas maupun umum. Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 setelah semua peserta melakukan registrasi ulang dengan menyerahkan bukti swab. Ya, sebelumnya kami para peserta diharuskan melakukan swab sebagai syarat kesertaan. 

8 Kalimat yang Paling Sering Diucapkan Anak Saat Belajar #dirumahaja

Gambar
Masa belajar di rumah untuk anak-anak diperpanjang hingga 11 April mendatang. Bagaimana dengan daerah tempat tinggal Bunda, diperpanjang jugakah? Jika iya, tosss dulu bunda, kita bernasib sama. #eh  14 hari berlalu, tentu Bunda memperhatikan di rumah anak-anak sering ngapain aja dan sering ngomong apa aja, kan. Sibuk mengerjakan tugas-tugas sekolah, menahan diri untuk #dirumahaja tentu mereka sangat ekspresif menyikapi keadaan ini. 

Materi 1: Aku Berharga

Gambar
I'm Unique Woman n I'm Happy   Setelah mengikuti video materi 1 di Orientasi Komunitas Ibu Profesional semalam, rasanya tak ada kalimat yang bisa mewakili untuk mengungkapkan aliran rasa yang ada #tsahhh Seperti judul review yang tertera di atas , I'm Unique Woman n I'm Happy. Kelihatan lebay memang, tapi   itu yang saya rasakan setelah meresapi tiap kata dari uni Yesi Dwiftria.

Ngaji, Yuk

Gambar
Kajian Masjid Al Azhar Summarecon, Bekasi 23 Januari 2020 Sejak Gadis Hingga Menjadi Ibu Ust. Muflih Safitra M.sc  Alhamdulillah meski sendirian saya akhirnya jadi juga berangkat ke kajian ummahat di masjid Al Azhar Summarecon pagi tadi. Dan ternyata materi yang disampaikan bagus sekali. Berikut saya sampaikan beberapa ilmu yang sempat saya catat. Bismillaah... Fase-fase kehidupan seorang wanita hingga jadi Ibu itu seperti membangun rumah. Apa saja yang harus dipersiapkan? Fase Gadis  Dalam membangun rumah biasanya yang disiapkan dulu adalah lahannya. Jenis lahan itu macam-macam, ya... ada yang keras, ada yang siap bangun ada juga yang mesti diuruk dulu. Pribadi wanita itu beraneka ragam, ada yang memang lembut dari sananya, ada yang dari kecil sudah terdidik dengan baik, ada pula yang memerlukan banyak sentuhan untuk perbaikan--dalam artian perlu banyak belajar lagi. Tahap awal menyiapkan lahan inilah yang disebut fase gadis. Nah, apa yang seharusnya dilakukan seora

40 Hari Setelah Kepergianmu

Gambar
Refleksi 40 hari Tanpamu Sayang  Di Blog Tak Pernah Update Tentangmu, Kenapa?  Zya Verani  Hari ini genap 40 hari sudah our lilbaby meninggalkan kami dan menjadi bidadari surga kelak di sana selamanya, aamiin. Dan saya baru menyadari ternyata memang selama ini tak pernah menulis tentangnya di blog ini. Label tentangmu pun tak ada, nak. Padahal begitu banyak kenangan yang semestinya bisa dibagikan. Saya hanya menuliskan pengalaman hamil di usia yang tak lagi muda dan bagaimana mempersiapkan masa kelahirannya.   Tapi setelah ia hadir ke dunia semua kesempatan menulis seperti lenyap begitu saja. Hal itu tergantikan dengan buncah bahagia akan kehadirannya. Senantiasa membersamainya sepanjang waktu adalah momen paling berharga bagi saya. Sehingga saya lupa membagikannya. Saya pun amat jarang menulis untuk tema tema yang lain,  selain kerjaan editan dan menulis naskah Jelajah Dunia (proyek bersama teman teman sesama ibu ibu di satu komunitas).  Maafkan umi nak yang tak

Tips Jalan Kaki Sehat di Jalan Berliku

Gambar
Jalan Kaki Ga Capek Meski Kondisi Jalan Naik Turun   zya verani Kudu banget ya bikin tulisan kek gini?  Iya, kali aja ada yang punya kampung halaman kek aye, yang suasananya dah kayak kampung ninja Hattori 😂😂 Kemarin emak dan anak anak diajak paksu ke tempat saudaranya yang sedang mengkhitankan anaknya. Emak tahu letak rumahnya dan mulai kebayang capeknya menuju ke sana, karena jalan kaki gaes...    Jangan percaya kalo orang kampung bilang deket, karena deketnya dia ga sama ama kita gaes. Kita, deket itu cuma 10-20 meter kan ya... Nah, kalo di kampung 3 km itu masih dibilang deket loh 😱 dulu waktu pertama kali diajak pulkam sama paksu, kan diajak berkeliling tuh. Paksu ceritanya mau ngenalin bojone yang keceh badai ini #keseleknangka --ke sodara sodaranya.  Jadilah aku ikutan. Ya ampuun gaes, jalanannya itu loh, naik turun gunung, lewatin lembah, sungai mengalir indah ke samudera, berasa kita lagi bertualang. #miripbangetninjaHattoripan 😁 Nah, kemarin it

Quality Time with Kiddos

Gambar
Quality Time with Kiddos Zya Verani  Sebenarnya ini adalah tulisan lama yang belum sempat dipost. Dan ditulis saat baby Shaki masih ada. Qadarullah... kondisinya saat ini tak lagi sama. Jadi perlu ada sedikit perbaikan di sana sini.  Baiklah,   let's start beb...   Quality time with kiddos? Bukannya sepanjang hari bersama kiddos mak, kok pake ngebahas quality time segala? Eh, Munaroh! Belon apa-apa udah nyinyir aja si lo 😤 Saya dan hampir semua ibu domestik yang kesehariannya di rumah tentu saja sepanjang waktu bersama anak. Tapi apa benar selalu bersama?  Yaiyalaaahh, kan cuma berduaan doang ama anak. Jika anaknya dua, bertigaan aja berarti, dst. Apalagi kalo anaknya masih balita ya sudah pasti selalu bersama-sama dong.  Kemana-mana juga dibawa. Iyesss,  benar sekali, mak.  Tapi apa benar-benar selalu bersama? Maksudnya? Iya hati dan pikiran emak juga bersama si kecil, bersama anak anak. Duhhh, mulai ga ngerti deh nih saya... Tenang mak, pegangan

On Air 105 PATAI @ Dakta Radio 107 FM

Gambar
Taman Pustaka Dakta  Bincang Santai tapi Padat Gizi   Zya Verani   Sabtu, 21 Desember 2019 kemarin saya berkesempatan hadir di program Taman Pustaka radio Dakta 107 FM. Ini adalah kali ke dua saya tampil di program tersebut, sebelumnya bersama mbak Aprilina Prastari berbincang tentang Perempuan. Waktu itu kami hadir bertepatan dengan Hari Kartini.  Kali ini saya membedah buku 105 Pertanyaan Anak Tentang Allah dan Islam, karangan saya dan mbak Maya Agustiana. Program ini dipandu mas Elnoor dari Dakta yang sangat luwes dan humoris, suaranya juga empuk, enak didengarlah pokoknya. Namanya juga penyiar, ya 😄 Oiya, awalnya saya dijadwalkan datang bersama mbak Maya tapi qadarullaah mbak Maya tidak bisa hadir karena beliau sedang flu.  Jadwal siaran pukul 9 pagi dan 8.30 saya masih di rumah. Paksu tidak jadi mengantar karena harus berbagi tugas mengambil rapor si kembar. Jadilah saya diantar si sulung yang baru saja datang. Alhamdulillaah sudah libur kuliahnya jadi dia bis

Satu Bulan Tanpamu Nak

Gambar
Sayang... (tak tahu harus memberi judul apa)  Seakan  masih terasa dekat kehadirannya. Tawanya, senyumnya, tangisnya bergema di tiap sudut rumah.  Bagaimana bisa umi 'bebas' bersantai di ruang tamu sementara itu adalah areamu bereksplorasi, nak?  Bagaimana bisa umi santai menulis di ruang tengah sementara dirimu asik bermain kipas di sebelah umi, nak?  Bagaimana mungkin umi bisa berlama-lama di dapur sementara dirimu duduk di atas bouncer memandangi umi yang berdiri menghadap kompor dan tak juga selesai memasak?  Bagaimana bisa umi berlama-lama di kamar mandi sedang dirimu asik main air pancuran sambil duduk di bak mandimu menanti giliran?  Bagaimana mungkin umi asik berlama-lama berkebun di halaman sementara engkau menatap umi di teras dengan tatapan 'umi jangan perhatikan tanaman terus, aku juga ingin kaugendong'?   Bagaimana mungkin umi bisa asik bercengkerama dengan ibu-ibu di luar sana sedang dirimu dalam gendongan menatap umi m

Kunci Ibu Bahagia

Kunci Ibu Bahagia  Kunci sukses untuk jadi seorang Ibu yang bahagia itu adalah IKHLAS . Iya, ikhlas... bukan mengeluh. Seringkali kita dapati curhatan dari banyak orang termasuk di antaranya tetangga samping kanan, kiri, teman, bahkan saudara yang mengeluh dengan keadaannya sebagai seorang Ibu. Hei kakak, mpok, cing, maemak semuanya... kalo sepanjang hari ngeluh melulu mending ngundurin diri aja deh jadi Ibu #jeddeeerrr.   Yakin bisa mundur? Enggak mungkin juga kaaan, makanya yang perlu kita ubah itu sikap kita, bukan keadaannya. Mau bagaimanapun, diapain juga kondisi kita tetap akan begitu. Capek, riweuh, banyak kerjaan, ngurus ini itu, belum mandi, ga sempat makan... ya wayahna atuh, namanya juga Ibu, bukan selebgram 😂😂😂 Eeit... stop dulu sampai di sini! Jangan protes dulu. "Halahhh ga ngerasain sih gimana-gimananya." Die protes juga kan tuh, namanya juga emak-emak, ye. Sok atuh dah protes.  Udah protesnya?  Hei, Esmeiralda, hai Markonah, halo Esih Sukesih...  ema

Baik Baik di Sana Sayang

Gambar
Baik Baik di Sana Sayang Bismillaah...  Maafkan untuk teman-teman yang mungkin masih bertanya-tanya tentang kepergian my baby yang tak disangka-sangka. Yupp, saya pun terkaget-kaget apalagi teman-teman, ya.  Sakit apa?  kenapa? kok bisa?  Bukannya sehat-sehat aja, mbul, ndut lagi?  Bla bla bla... Sebenarnya saya malas untuk menjelaskannya. Terus terang itu sama saja membuka luka hati saya lagi yang hingga saat ini pun saya tak tahu kapan mengeringnya. Saya lebih memilih membawa serta luka ini daripada saya harus melupakannya. Hikss...  Hari itu, 24 November 2019 bada zuhur saya sedang mengaji sambil membersamainya bermain. Ia begitu lincah mengeksplor sekitar saya, bermain kipas angin, menggapai2 mainan di dekatnya dan memutar posisi ke sana kemari. Abinya tertidur di kamar, si sulung di ruang depan mungkin juga tertidur, si kembar pun tidur siang di kamarnya. Tinggal saya dan my baby di ruang tengah.  Beberapa menit mengaji saya melihatnya masih asik bermain.

Day 22 Meraih Kemuliaan Lailatul Qadar

Day 22  Meraih Kemuliaan Lailatul Qadar  Semakin berakhirnya Ramadhan auranya semakin lain, ya. Apanya yang ain mak, selain emol yang semakin penuh? Lah, itu mushola belakang makin dikit shafnya #uppss  Seperti yang kita tahu ya manteman, di sepuluh hari Ramadhan ini ada malam yang kemuliaannya lebih baik dari seribu bulan. Yakni Lailatul Qadar. Siapa yang tak mau setiap ibadah yang dilakukan diganjar pahala seperti melaksanakannya seribu bulan lamanya di malam mulia ini? Berapa lama tuh, coba dah itung ndiri, emak rada lemot juga kl itung²an  Setelah nanya si sulung yang jago kimianya #loh 😂 seribu bulan itu sama dengan 83 tahun 4 bulan... Maasyaa Allah. Kuy, mau dilewatkan begitu saja kesempatan ini gaes? Emak sih ga ya. Meski cuma irt yang lagi-lagi ilmunya cuma segini gininya, emak tetap berharap bisa menemukan malam Lailatul Qadar. "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu tur

Day 21 Ramadhan 1440 H

Day 21  Tuker Uang Baru Dong  Yupp, selain baju, celana dan sandal baru di hari raya... ada juga yang harus baru, uang baru. Sepertinya sudah menjadi tradisi yang mendarahdaging ya jika lebaran tiba, bagi² angpao mesti ada. Terus, isi angpaonya uang baru yang masih kaku. Orang tua aja suka menerimanya apalagi anak-anak. Emak, sih, sampe saat ini masih santai ga punya uang baru. Tapi tergelitik juga saat si kembar memastikan, "umi udah siapin duit baru buat bagi-bagi nanti?" Emak cuma menggeleng cantik #yaelaaahh "Lah, cepetan atuh mi, ditukerin duitnya..." si kembar memaksa. "Males ah ke bank-nya," sahut emak yg masih asik ngelonin baby Shaki. "Ngapain ke bank mi, di jalanan jg banyak noh," seloroh si kembar. "Ada macem-macem duitnya dari seribuan sampe limapuluhan ribu ada," Azima antusias. "Tapi kata orang mesti dilebihin nukerinnya, mi. Maksudnya gimana tuh?" giliran Aghnia yg kepo nih. Emak yang udah pewe sebenern

Day 20 Ramadhan 1440 H

Day 20  Ujian Kesabaran Tersisa sepuluh hari terakhir di Ramadhan. Makin terasa ya ujiannya. Emak aja merasa ujian kesabaran di Ramadhan ini paling berlipat. Kenapa? Pasalnya anak-anak semakin beragam kemauan, tidak mudah diatur, walaupun akhirnya menurut tapi meski keluar taring dulu emaknya baru mereka sigap bilang yes.  Duhh, mereka bukannya dah pada gede mak? Iyess, gede badannya tapi tingkah laku mah tetap aja masih pada bocah. Emak sering perang urat syaraf sama si kembar tiap kali menyuruh sesuatu. Ada aja kilahnya yg bilang nanti nanti.  Soal sepele menjadi besar kalau tidak cepat ditanggapi. Tiga anak yang beranjak gede, diminta memasukkan cucian yang kering saja mesti hompimpa lima kali. Udah gitu menunggu magrib baru dimasukkan. Ya sallaaam... Emak mensiasati dengan membuat jadwal yang jelas untuk tugas domestik ini (padahal jadwal udah sering dibuat dari dahulu kala). Mencuci piring, menyapu lantai, melipat baju dan pekerjaan lainnya. Cuma satu yang mereka rebutan. Mo

Puasa Gadget

Day 18  Puasa Gadget Hai gaes, kumaha puasana kamari? Hooh, di rumah kemarin cukup adem ya, karena emak ga mendengar si kembar rame rebutan hp. Biasanya mah dia suka stalkingin akun temen-temennya padahal dia sendiri belum punya akun 😂 Karena emak sebenarnya belum mengijinkan mereka bersosmed-ria. Dikira si kembar wa kadaluarsa, karena emak suka abai sama peringatan perbaruan wa. Terus nengok ke ig sama fb kok sama lolanya, lama kelamaan malah kayak ga maju-maju. Saking kueseellnya tuh anak dua malah update status di wa kalo hp emaknya perlu diganti dan beralih ke provider lain untuk sinyal lebih baik. Aha, sinyal lebih baik. Bagi emak ini salahsatu sinyal untuk kalian lebih baik dalam berpuasa. "Supaya meraih pahala yang maksimal, kalian juga harus puasa gadgetan. Mainan hp itu salahsatu hal yang tidak bermanfaat, maka tinggalkanlah." Tutur emak merasa menang dan mengambil alih hp dari tangannya. Abu Hurairah ra. berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Di antara tanda sem

Bayi Memakai Perhiasan, Bolehkah? 

Gambar
Bayi Memakai Perhiasan, Bolehkah?  Zya Verani Siapa sih yang tidak senang saat buah hati yang dinanti-nanti kehadirannya akhirnya launcing juga ke dunia. Mata-mata penuh binar kebahagiaan menatapnya dengan suka cita. Saat bayi baru saja lahir biasanya orangtua atau lebih seringnya kakek nenek membelikan perhiasan sebagai ungkapan rasa sayang. Bayi perempuan akan segera ditindik telinganya dan dipasangi anting. Tidak hanya itu, bahkan ada yang memakaikan cincin, kalung dan gelang. Tidak ada yang salah dengan itu semua, yang jadi pertanyaan justru... baikkah bayi dipakaikan perhiasan? Kapan sebaiknya bayi dipakaikan perhiasan? Dan perhiasan apa yang seharusnya dipakai bayi?   Bayi baru lahir biasanya memiliki kulit yang sensitif. Ada bayi yang alergi dikenakan perhiasan, di permukaan kulitnya akan timbul merah-merah, ruam dan gatal-gatal. Itu berarti bayi anda tidak cocok dengan perhiasan yang dikenakan. Emas cenderung lebih aman dibanding perak. Tapi ada juga kulit bayi yang alerg

Mirip Siapa Aku?

Gambar
Wajah Bayiku Sering Berubah-ubah Zya Verani "Dek Shaki mirip siapa, sih , mi? Mirip aku ga?" "Mirip Mas Ozan tau!" 😄 "Eh, sekarang mirip abi..." 😯 "Mirip Nia ini mah, liat aja hidungnya ga ada," 😂 "Sekarang sih mirip umi, tuh lagi syantik kan baby Shakinya?" Semua lantas cemberut dan kompak melempar perlengkapan baby ke arah umi. Ada bedongan, baju ganti, celana panjang hingga diapers baby Shaki mendarat mulus di pangkuan umi. Duhhh... ternyata kalian bersatu melawankuhhhh 😂😂 Baby Shaki tertawa puas. Ternyata ia senang melihat uminya dibully. Hehe...  Bayi, memang memiliki wajah yang berubah-ubah. Terkadang mirip saudaranya satunya, lain hari mirip saudara yang lainnya. Sementara kemarin-kemarin mirip orang tuanya. Tak mengapa selama tidak mirip tetangga bukan?  #digebokjamaah Bayi itu masih dalam masa pertumbuhan wajar saja jika wajahnya berubah-ubah. Tubuhnya saja kan berkembang, masa wajahnya tidak boleh berubah. &