Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

Agar Sayuran Tetap Awet dan Segar, Simpan dengan Cara Ini

Gambar
Hai bunda, kali ini saya akan menuliskan tips cara menyimpan sayuran agar awet, segar dan tahan lama. Sebagai ibu rumah tangga dengan banyak aktivitas dan anggota keluarga, cara membeli sayuran per pekan adalah pilihan yang tepat. Tapi timbul masalah baru, bagaimana cara penyimpanan yang benar? kan, sayang tuh sayuran audah dibeli dalam jumlah banyak ternyata busuk sebelum dimasak. Jangan sampai itu terjadi pada sayuran dan bumbu-bumbu kita ya, bunda.   Sayuran untuk satu minggu tentulah sangat banyak. Dan tidak semua jenis sayuran mampu bertahan di suhu ruang. Tentunya beberapa sayuran membutuhkan perawatan simpan yang ekstra agar tetap awet hingga bunda bisa belanja lagi minggu depan. Bagaimana caranya?

Beli Apa Aja di Pasar Tradisional?

Gambar
Masih tentang pasar tradisional. Jadi setiap minggu saya pasti ke pasar. Karena stok bahan makanan pun habis. Setiap pagi saya memasak untuk menyiapkan bekal si kembar sekolah. Tentunya untuk sarapan Paksu juga. Biasanya saya beli sayuran untuk stok satu minggu. Sebelumnya saya mencatat dulu apa saja yang akan dibeli. Sayuran segar saya pilih yang tahan lama disimpan. Seperti sawi putih dan hijau, pokcoy, jagung manis, oyong, terong, buncis dan kembang kol. Untuk brokoli, bayam, kangkung, kacang panjang dan tauge biasanya saya tetap beli tapi saya akan masak di hari pertama dan kedua. Tapi tidak semua sayuran ini saya beli setiap minggunya. Saya hanya membawa pulang 6-8 jenis saja sesuai kebutuhan.

Tongkol Suwir Kemangi

Gambar
Untuk para bunda yang mempunyai anak usia sekolah, pastinya hampir setiap hari menyiapkan bekal mereka. Kebayang repotnya masak pagi-pagi, ya. Mesti masak cepat agar tidak terlambat bekalnya. Yupp, amat sangat perlu menu masakan cepat saji dan bahan-bahannya bisa disiapkan pada malam harinya. Paginya bunda bisa langsung mengeksekusi.  Berikut salah satu menu andalan saya untuk bekal si kembar.  Tongkol Suwir Kemangi

Ada Apa di Pasar Tradisional?

Seperti biasa setiap akhir pekan atau  weekend saya belanja kebutuhan dapur dan sayur mayur. Iya, saya biasa belanja mingguan. Jadi setiap Sabtu atau Minggu (seringnya sih Minggu) saya belanja ke pasar. Pasar Tambun. Pasar Tradisional dekat rumah saja, yang mudah dijangkau baik jarak pun harganya. Hihi… emak-emak kan, emang gitu ya 

Hemat ala Emak Emak Rumahan

Gambar
Belanja Minggu, 16 Februari 2020 Ada yang memberi saran kenapa ga ditulis aja itu list belanjaan di blog, supaya bisa dibaca banyak orang. Hikss... Follower aye aja cuman berapa orang mak 😬😬 Ya wis gpp, dicatat aja di sini buat pengingat.  Trus siapa tahu juga ada yang mau mengikuti jejak emak dalam rangka penghematan ini. Seperti biasa minggu pagi kemarin saya belanja ke pasar ditemani paksu. Agak telat, jam 7 saya baru berangkat. Karena mencuci dulu, tanpa menjemur (si kembar yang jemur pakaian). Seusai subuh saya juga menyiapkan menu sarapan, karena si sulung ada di rumah. Kemarin itu saya masak oseng usus ayam+buncis, acar ketimun dan wortel plus tempe goreng tepung. Belanjaan saya minggu ini, hanya sedikit tapi keluar uang lebih banyak. Karena harga melonjak naik semua. Bayam yang paling meroket, seikat 3rb biasanya 1-1,5rb.

Materi 1: Aku Berharga

Gambar
I'm Unique Woman n I'm Happy   Setelah mengikuti video materi 1 di Orientasi Komunitas Ibu Profesional semalam, rasanya tak ada kalimat yang bisa mewakili untuk mengungkapkan aliran rasa yang ada #tsahhh Seperti judul review yang tertera di atas , I'm Unique Woman n I'm Happy. Kelihatan lebay memang, tapi   itu yang saya rasakan setelah meresapi tiap kata dari uni Yesi Dwiftria.